Dalam kehidupan sosial masyarakat adat Dayak, serigkali dipahami dengan adanya budaya masyarakat yang mengenal hukum adat, hukum Negara dan Kebijakan lainnya.Pelanggaran hukum dan kemiskinan hidup Tionghoa Hakka di tanah masyarakat adat Dayak, seringkali terjadi adanya budaya di masa lalu yaitu kekerasan, konflik sosial dan politik.
Kekerasan
politik dan konflik yang terjadi di perkampungan dikarenakan ingin berkuasa
pada sistem politik, ekonomi dan sosial menjadi ruang bagi kehidupan masyarakat
adat, dan Tionghoa Hakka pada bidang ekonomi.
Terjadi
pada tahun sebelumnya terutama pada 1990an sebelum partai – partai politik
berdiri dengan adanya kepentingan sosial, ekonomi dan budaya. Seringkali dipicu
dengan adanya masalah hidup masyarakat adat sekitar yang hidup pada kawasan
hutan dan pertanian.
Penguasaan tanah
agar tidak dikarakan miskin adalah ketika hidup sosial masyarakat adat berasal
dari masalah hidup dan budaya masyarakat adat di Pontianak. Urbanisasi terjadi
dikarenakan adanya perubahan hidup, dalam hal ekonomi, pengetahuan, dan
pendidikan agar terjadi peningkatan taraf hidup.
Ketika hal
ini terjadi adanya budaya sosial masyarakat adat yang berasal dari kalangan
hidup kebawah - dan keatas masalah yang ada adalah pengetahuan pengetahuan yang
lebih baik pada pendidikan luar Negeri atau Negara tetangga.
Konflik –
konflik itu terjadi dan muncul dikarenakan persaingan dalam kehidupan sosial
masyarakat adat dalam budaya masyarakat setempat yang berasal dari momen
masyarakat yang hidup pada kawasan hutan dan sekitarnya.
Maka dipicu
dengan adanya budaya sosial ruang masyarakat adat yang hidup pada kawasan hutan
berasal dari konflik sosial dan budaya yang terjadi. Politik ekonomi, terjadi
adanya kemiskinan dan seksualitas yang berasal dari kehidupan miskin kota dan
perkampungan. Maka, dengan adanya budaya masyarakat adat berasal dari ruang
lingkup dan masyarakat adat.
Ketika hal
ini terjadi, maka perkampungan yang menjadi sasaran adanya konflik dan
pengusiran di masa lalu pada tahun 1999 Madura dan Dayak, terjadi adanya asiik
kekerasan dan pembunuhan yang berasal dari kedua suku ini. Maka, momen lama
menjadi perubahan dinamika yang berasal dari politik, dan penguasaan lahan.
Ketika hal
ini terjadi adanya budaya masyarakat adat yang berasal dari kehidupan
masyaarakat adat dan Tionghoa Hakka misalnya untuk wilayah pedalaman yang
menjangkau berbagai akses sulit diperoleh, untuk mengetahuai kehidupan sosial
masyarakat adat disana tentu membutuhkan masalah hidup dan moralitas dari
kemiskinan hidup sebelumnya.
Sementara,
ekonomi perkotaan masyarakat adat di Kalimantan Barat, tentu berasal dari
perkebunan dan pertambangan hal ini yang menjadi pemicu adanya urbanisasi
terjadi di berbagai daerah untuk bermukim di kawasan tersebut untuk memperoleh
kekayaan.

0 comments