Hari Lansia Sedunia 6, Aku Tidak Melupakanmu Yesaya 49 : 15

Pada hari lansia sedunia ke 6 menghabiskan waktu di Paroki Santa Sesilia, Pontianak Misa pagi,  Perjalanan rohani saya yang tampak dihadiri lansia, dan doa yang disampaikan. Mental dan kehidupan keluarga, masyarakat dan gereja.

Harapan, dan setiap persoalan lansia untuk saling menyayangi, dengan berbagai kerentanan hidup saat ini. Ditengah masalah – masalah persoalan masyarakat dan politik serta kesehatan yang terus ikut serta dalam kehidupan sosial masyarakat dan gereja.

Dengan kunjungan saya, agar dalam hal ini menciptakan perdamaian ditengah kita terhadap sesama dan kasih pengharapan yang baik Kaum lanjut usia, dalam sikap menerima yang penuh ikhlas dan tenang atas keterbatasan hidup yang dijalani selama bertahun-tahun, tanpa menyembunyikan atau merasa malu —dapat menjadi guru kehidupan.

Mereka dapat menjadi saksi bagi semua orang dan terutama kaum muda bahwa nilai kehidupan tidak diukur dari efisiensi atau kemandirian, melainkan dari kemampuan untuk mencintai dan dicintai, memberi dan menerima, Pelayanan Pastoral bagi Lansia yang ada di Pastoral.

Paus mengatakan bahwa Gereja tetap menawarkan pesan Injil tentang kelemahlembutan, kerendahan hati, dan perdamaian. Pesan ini dapat disampaikan dengan berbagai masalah persoalan di Indonesia, secara khusus dengan berbagai persoalan dan dinamika dan masalah hidup berkeluarga dan gereja.

Perayaan ini dalam kunjungan saya, di Paroki Santa Sesilia, Keuskupan Agung Pontianak. Kiranya dedikasi yang baik, dapat menjadi jawaban bagi kaum muda, terhadap pelajaran hidup kaum muda, dan mewariskan nilai – nilai yang sehat, kutipan dari Vatikan tentu menjadi pengajaran dalam hidup mengereja sebagai iman Katolik, sekaligus kunjungan Rohani saya di paroki Santa Sesilia.

0 comments

Recent Posts Widget
close