Politik Seksualitas, Bisnis Di Gereja Katolik Indonesia

Tionghoa Indonesia, menguasai ekonomi di Indonesia dengan hasil hutan yang diperoleh dari masyarakat adat. Masih tinggal di hutan Indonesia dalam setiap penugasan pekerjaan, seperti birokrasi gereja katolik di Indonesia.

Kemiskinan yang terjadi dikarenakan pelanggaran hukum, dan kitab suci berlangsung dengan adanya perubahan kehidupan politik dan agama yang terjadi hingga saat ini. Teroris merupakan awal dari kehidupan Islam di Indonesia, dan gereja katolik di Indonesia melalui asimilasi seksualitas.

Ketidaksenangan kaum pribumi Indonesia masih tampak dalam setiap pekerjaan pemerintahan, rumah ibadah, dan sekolah. Hal ini disebutkan dengan baik, adannya kepentingan agama katolik Indonesia pada misi pembangunan pendidikan dan kesehatan.

Hidup di tengah masyarakat adat Indonesia akan tampak pada hubungan seksualitas yang mengikat pada budaya Tionghoa. Biasanya dengan adanya seksualitas akan ada persoalan konflik dan sejarah hidup masyarakat adat di Indonesia dan Tionghoa ketika migrasi.

Dengan demikian, akan tampak pada ekonomi politik, dan konflik etnik terjadi, serta kelas sosial masyarakat, telah digambarkan bagaimana kaum pribumi Indonesia, memanfaatkan agama katolik dalam hidup sehari – hari mereka, terhadap kaum masyarakat adat Tionghoa.

Hal ini menjelaskan adanya perubahan budaya dan politik serta bisnis yang dibuat dalam setiap wilayah di kota Pontianak. Maka, dengan begitu, politik sebagai alat dalam demokrasi terhadap perubahan sosial yang dinamis berdasarkan sejarah hidup bangsa Indonesia Presiden RI - 7.

Membahas Tionghoa Indonesia, dalam waktu rentang tahun 1945 – 1999 akan memiliki rentang waktu yang panjang terhadap persoalan sosial budaya dan ekonomi yang melekat pada keaagamaan Katolik – Islam yang terjalin hingga saat ini.

Politik, menjadi alat sebagai kekuasaan dan ekonomi di Indonesia yang begitu buruk hal ini menjelaskan bagaimana bisnsi masyarakat Tionghoa Indonesia dan Pribumi. Terutama masyarakat adat Batak – Jawa dan Melayu pada pribumi terhadap budaya itu sendiri.

Konflik etnik dan seksualitas telah menjadi catatan terhadap ekonomi diterima di Indonesia. Ketika,  bekerja pada masyarakat adat Indonesia sebagai kelas pekerja, petani, akan tampak pada kebuasaan, kelicikan (tenaga medis) mereka pada pengelolaan aset gereja katolik dan Protestan di Indonesia, dan Pemerintah.

0 comments

Recent Posts Widget
close