Pengetahuan Baik Dan Jahat

Pontianak, pengelolaan sumber daya alam, memiliki konsep ke Tuhan yang baik terhadap dinamika budaya sosial masyarakat adat setempat. Konsep ini diketahui dengan adanya perubahan pengetahuan baik dan jahat terhadap upaya manusia merusak sumber daya alam.

Maka, pengelolaan sumber daya alam akan lekat dengan ramah lingkungan, berdasarkan  kebijakan daerah dan Negara, serta hukum Tuhan berdasarkan konsep ke Tuhanan yang terjadi berdasarkan hukum alam.

Untuk itu, berbagai kepentingan akan lekat pada kerakusaan politisi terhadap politik dan bisnis, terutama yang menyenagi kehidupan agama katolik, terhadap kekayaan dan kehormatan. Ekologi Tuhan akan mencakup berbagai hal terkait dengan alam, dan manusia.

Semakin buas manusia dan kejam akan lekat pada perusakaan lingkungan dan ekologi, maka berdampak pada kesehatan manusia. Pada tahun 2023 hutan Kalimantan, ditanami sawit sebagai tempat investor untuk menghasilkan minyak goreng, sabun dan kosmetik, sebagai bahan dasar yang akan diekspor ke luar negeri, seperti Malaysia.

Maka, konsep ekologi Tuhan berdasarkan iman katolik, akan baik seiring dengan adanya perubahan sosial, budaya masyarakat adat dengan hidup mengereja untuk mejaga hutan dan lingkungan sekitarnya.

Penjelasan mengenai perubahan iklim bagi gereja – gereja di Indonesia, serta aktivis akan baik berdasarkan tempat dan forum yang diharapkan dengan adanya kehidupan sosial masyarakat adat di Indonesia. Tentunya berdasarka ketepatan dan kebijakan Hutan Negara, dan Hutan Adat, serta Taman Nasional.

Catatan yang penting terhadap hutan akan lekat dengan kebijakan Negara yang lepas pada tingkat kemiskinan terjadi di kawasan Hutan, karena dalam agama katolik juga mereka hidup untuk memilih kesehatan sebagai jalan dari kehidupan dan mata pencaharian hidupnya sebagai tenaga medis.

Di Indonesia, dokter akan di berikan pendidikan dan kesehatan, terhadap penyingkiran pekerjaan dan birokrasi 1970an - 1998, dan 1967 Hingga sekarang. Hal ini dikarenakan ulah hidup masyarakat Tionghoa - pribumi (Dayak, Jawa, Melayu dan Batak) masyarakat adat di Indonesia serta kepentingan politik. 

Sebelumnya untuk tidak menjadi pengusaha, atau kekayaan karena ketidakjujuran selama membangun ekonomi kehutanan terjadi. Cara licik kedokteran di gereja – gereja Indonesia, sejak tahun ditetapkan, terhadap konflik kehidupan setelah berurbanisasi, pada masa kolonial, Siregar - Sihombing 2008 melalui asimilasi budaya dan seksualitas.

0 comments

Recent Posts Widget
close