Katolik, Politik di tahun 2025 - 2026 menjadi perenungan terhadap dinamika sosial, budaya dan politik serta korupsi yang terjadi dengan adanya tingkat ekonomi dikalangan elit politik serta kemiskinan hidup umat katolik disini.
Hal ini, terjadi dengan
adanya masalah sosial di masyarakat serta tingkat pendidikan yang dilampaui
melalui kesombongan hidup dalam aspek menurut pandangan kaum religius. Masalah itu dilihat kembali sesuai dengan pandangan
sosial, serta pemikiran yang memunculkan gagasan terhadap budaya masyarakat
desa dan kota.
Ketika, kaum agamis
disini memulai sesuatu untuk perubahan tentu dalam hal ini terjadi berbagai
kendala dari berbagai hal baik itu budaya, sosial, dan politik yang terus
menjadi masalah hidup bagi penguasa dan kemiskinan hidup bagi masyarakat sebagai
bentuk dukungan dalam arti non agama katolik.
Kemerdekaan tahun 2026
saya mengikuti misa di Kapel Santo Antonius Padua yang mejadi momen perayaan
yang tentu berbeda dengan tahun sebelumnya yang memungkingkan untuk hadir dalam
misa hut RI 81 ini.
Dengan berbagai
rangkaian acara yang diadakan dalam misa ini, adalah ketika nuansa dan
kecintaan terhadap Indonesia, dan umat
100% katolik RI, dan tentu menjadi khotbah yang berbeda seperti di hari minggu,
kali ini tentu dengan persoalan Negara
dan politik disini.
Yang menjadi tantangan berbeda dengan masalah hidup, dan umat katolik tentu makna kemerdekaan RI adalah bagian dari badan dan tubuh kita terhadap jiwa dan perjuangan para pahlawan yang terus menjaid perenungan panjang setiap masa perjuangan RI ke – 81. Selamat Hut ke 81 semoga doa selalu menyertai setiap kejayaan Indonesia bagi dan oleh seluruh rakyat RI.
Menyampaikan belasungkawa dan solidaritas rohani kepada para korban gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur. Di tengah Pesan itu ditujukan langsung kepada Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD. Di tengah kemegahan Vatikan, Gereja universal, dari jantung Vatikan, sedang merangkul Flores yang menderita melalui doa dan solidaritas.
-

0 comments